Kamis, 28 Januari 2016

my blog

Blog ini saya dedikasikan bagi diri sendiri, keluarga, sanak famili, teman, sahabat, saudara dan saudariku sesama muslim, dan untuk anda di manapun anda berada. Saya sadar, tak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu pula dengan desain dan isi informasi blog ini tidak semuanya dapat anda terima dan sesuai dengan paradigma dan kepribadian anda masing-masing. Masih banyak kekurangan dan keterbatasan saya dalam pembuatan desain dan penulisan isi blog. Sebab kita diciptakan oleh Tuhan, berbeda satu sama lain agar bisa saling mengenal dan memahami. Maka dari itu, saya mengharapkan komentar baik kritik, saran, koreksi atas semua isi blog ini agar kedepannya lebih baik lagi. Terima kasih atas apresiasi dan dukungan anda dalam pengembangan informasi seputar dunia inspirasi melalui situs blog ini. Semoga semua isi informasi yang terhimpun di sini baik berupa tulisan, kutipan, testimoni, dan lain-lain bisa bermanfaat untuk saya dan anda semua. Selengkapnya Klikdi www.aljabarputra.blogspot.com

Puisi Ibu

Ibu...
ku buatkan puisi untukmu
ketika lisanku terucap
dan telingaku mendengar
kata "Ibu",
hatiku haru...
teringat sosok penyayang
tulus, ikhlas dari jiwanya
...
beribu bahkan berjuta
ucapan selamat dan sanjungan untukmu wahai Ibu,
tak kan mampu membalas jasamu
berjuang mempertaruhkan nyawamu
demi anakmu ini,
kau tahan rasa sakit,
tak peduli bersimbah darah,
asalkan anakmu ini terlahir ke dunia
dengan selamat.
...
teringat di masa kecil
masa-masa indah bersamamu,
kau hibur diriku dikala ku sedih,
kau tersenyum, meski ku memarahimu,
kau menjagaku, dikala ku tertidur pulas
...
ku ingin mengecup keningmu,
ku ingin mencium pipimu,
ku ingin memelukmu Ibu
...
kasih sayangmu mewakili kasih Tuhan,
Tuhan telah menitipkan kasih sayangNya
kepadamu wahai Ibu.
...
kini ku beranjak dewasa,
usiamu mulai renta,
ku tak ingin menyia-nyiakan masa
anakmu kadang alpa
sibuk dengan urusan pribadi
sementara kau senantiasa
mendoakanku
...
hanya Tuhan yang membalas kasihmu
Terima Kasih Ibu.

Libur hari kejepit

"Bos, besok libur gak?" tanyaku kepada atasan.
"Emmm...libur gak yea?" balik bertanya kepadaku.
"Kenapa bingung Bos?, kan tinggal bilang aja, klo libur ya libur, klo gak libur, karyawan yang lain tetap meliburkan diri, kata mereka hari kejepit.
"Owh, gitu ya, jadi kamu mau ikutan libur?..."tanya Bos dengan wajah setengah serius.
"e e ehmm...ehm, klo ikut penanggalan libur nasional, yea..aku milih libur aja.
"Cuma itu alasanmu"tanya bos lagi.
"gak juga, terlepas dari istilah orang-orang soal hari kejepit itu, dihari libur kita bisa memanfaatkannya dengan aktifitas lain".
"Besok kan perayaan agama lain, kenapa kamu ikut-ikutan libur, berarti kamu ikut merayakannya"

Inspirasiku

Hingga sore ini, hujan masih membasahi bumi khatulistiwa.
Meski sekilas, suasana terasa sendu dan haru, namun dibalik itu
ada wajah-wajah berseri penuh asa.
...
Untuk kalian yang saat ini dalam naungan kebahagiaan
seperti pernikahan, semoga ikatan cinta kasih halal itu
menjadikan kalian dirahmati dan diberkahi hingga ke syurga
dan mempererat silaturahmi keluarga antara kedua belah pihak.
...
Untuk kalian yang detik ini berada dalam kesedihan
karena diuji dengan suatu musibah,
bersabarlah, masih ada Tuhan tempatmu mengadu,
semoga derita yang dirasa akan segera berakhir,
berpikir dan bertindaklah positif tentang kehidupanmu di dunia.
...
Untuk Anda yang sampai hari ini masih bekerja keras memeras keringat, membanting tulang mengais rezeki halal demi menafkahi keluarga, teruslah semangat, jika lelah berhentilah sejenak dan Anda lebih tau mana yang terbaik dan apa yang harus Anda lakukan
Semoga diri dan keluarga Anda mendapat rezeki yang berlimpah lagi berkah oleh Tuhan saat ini hingga di masa mendatang.
...
Sadarilah bahwa hidup kita sangat berharga
Senyumlah dan buatlah semua orang tersenyum. smile emotikon heart emotikon like emotikon

Insipirasi Hidupku untuk Sahabat-Sahabat Semua.

Kisah Inspiratif

Seekor kuda terperosok ke dalam sumur yang sudah kering. Karena sudah tidak mungkin menolong kuda tersebut, maka orang-orang di kampung memutuskan untuk menutup sumur itu. Mereka ingin mengubur kuda itu hidup-hidup supaya bangkainya tidak mengganggu dan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Merekapun bergotong royong mengangkut tanah dan memasukkannya ke dalam sumur. Lalu, apa yang terjadi? Setiap ada tanah yang mengena punggungnya, kuda itu selalu membuangnya ke bawah lalu memindahkan kakinya ke atas tanah tersebut. Semakin tinggi tanah menutupi sumur, maka semakin tinggi pula posisi kuda itu. Sehingga akhirnya ia bisa keluar dari sumur dengan selamat.
Pesan Moral Ke 1:
Begitulah gambaran kita dalam hidup ini. Ketika perjalanan hidup melemparkan beban dan masalah ke punggung kita, maka kesampingkanlah lalu berdirilah dengan kokoh di atasnya, maka suatu saat nanti semua itu akan menaikkan posisi kita ke puncak.
Pesan Moral Ke 2:
Ketika orang-orang meremehkanmu, menghinamu bahkan berusaha menjatuhkanmu... mencelakaimu... justru upaya itu berbalik memberi keberuntungan kepadamu yang terus berjuang, bertahan & pantang menyerah.